Kamu akan Gagal jika Tidak Memiliki 6 Hal ini saat Bekerja di Dunia IT

Photo by Ethan Sykes on Unsplash

Setiap orang punya jatah gagal, habiskanlah sesegera mungkin dan sukses.

Bekerja di dunia IT tidak semudah yang dibayangkan, ada banyak tantangan menghadang di tengan jalan, belum lagi dengan tuntutan untuk mampu menyesuaikan dengan permintaan pasar global saat ini.

Pasar global yang terus berkembang dengan pesat, membuat dunia IT selalu terupdate setiap saatnya, yang mengharuskan perusahaan IT harus memutar otak untuk bisa berdaya saing di kancah yang lebih tinggi.

Inilah beberapa hal yang harus anda miliki saat bekerja di dunia IT:

1. Attitude (Sikap/ Etika)

Caramu bersikap membuatmu menjadi ‘manusia’ seutuhnya.

Etika sangat penting dalam dunia kerja, karena etika menjadi kunci bagi kita dalam profesionalisme kerja.

Etika kerja adalah aturan normatif yang mengandung sistem nilai dan prinsip moral yang mejadi pedoman bagi karyawan untuk bekerja. Bukan hanya pekerjaan di dunia IT saja anda harus memiliki etika, tetapi disemua pekerjaan. Karena etika membuat diri kita bisa lebih memiliki tanggung jawab dalam pekerjaan dan bersikap yang mulia antar sesama manusia.

Etika dibuat agar pekerja menjadi lebih disiplin dengan menaati etika yang berlaku di tempat kerja sehingga dapat memperlancar kinerja sehari-hari.

2. Hard Work (Kerja Keras)

Kerja keras atau ‘gagal’ dalam kompetisi.

Seseorang tidak akan bisa mendapatkan pencapaian apa-apa jika tidak bekerja keras. Jika anda bekerja keras, anda akan mendapatkan hasil, itulah hukum alam yang biasanya berlaku pada seseorang, karena hasil yang baik tidak akan didapatkan dengan hasil yang instan.

Hal terpenting yang didapat saat bekerja keras adalah pembangunan karakter diri agar menjadi lebih baik dan mampu menghargai segala sesuatu yang dimiliki walau sekecil apapun, karena anda mengetahui hal tersebut anda lakukan dengan jerih payah anda sendiri.

Dari segi psikologi, kerja keras memberikan dampak positif bagi seseorang. Mereka akan selalu mendapatkan energi positif dan termotivasi karena fokus pada tujuan akhir yaitu mencapai kesuksesan.

3. Teamwork (Kerja Tim)

Jangan jadi ‘superman’ tapi jadilah ‘super team’.

Ketika bekerja dalam tim, anda akan bekerja menuju tujuan yang sama secara bersamaan. Semua proses pekerjaan yang anda kerjakan pun akan menjadi lebih efisien karena anda akan menyelesaikannya secara bersamaan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Salah satu keuntungan terbesar yang akan anda tdapatkan setelah melakukan kerja sama tim adalah anda akan mendapatkan inspirasi serta ide-ide baru dari diskusi bersama tim. Ketika anda saling bertukar ide dengan anggota lainnya, ada sebuah ruang kreativitas yang jauh lebih banyak dan luas dibandingkan ketika anda memikirkan ide tersebut sendiran.

Berkaitan dengan kerja sama tim, memerlukan sebuah keterampilan komunikasi lisan dan juga tertulis. Jadi anda dapat mengasah kemampuan anda dalam hal tersebut.

4. Time Management (Manajemen Waktu)

Akan ada banyak ‘task’ yang akan dilakukan, akan ada banyak ‘job’ yang akan dilakukan, waktu butuh untuk di manajemen.

Memprioritaskan pekerjaan yang diberikan merupuakan hal yang penting, karena mendapatkan beberapa tugas secara bersamaan telah menjadi hal yang lumrah. Dalam hal ini, sangatlah penting untuk mengetahui sifat pekerjaan apakah urgent untuk segera dilakukan maupun tugas yang bisa ditunda yang dapat dilakukan setelah yang pertama.

Kerja dengan waktu yang singkat dan terburu-buru bukan cara sukses untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Perhatikan kualitas kerja, karena hal ini juga berhubungan dengan manajemen waktu.

Hindari menunda pekerjaan, karena ini adalah kunci paling penting dalam manajemen waktu dan kesuksesan karir anda.

5. Passion

Jika anda tidak memiliki ‘passion’ anda akan merasakan berada di neraka.

Cari tahu apa kemampuanmu, kesukaanmu, setelah menemukannya carilah pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan kesukaanmu dalam bekerja dan berjuanglah untuk mendapatkannya.

Membuat gambaran besar dari pekerjaan yang selama ini dilakukan akan memberi makna sendiri dalam kerangka mencari passion. Studi menunjukkan bahwa individu akan merasa lebih terikat dengan pekerjaannya jika yang dikerjakan dapat memberi makna secara personal.

Identifikasi pemicu yang nantinya bisa memunculkan passion. Kuncinya, luangkan beberapa menit untuk membayangkan apa yang akan dirasakan jika sukses dalam menyelesaikan suatu tugas dalam pekerjaan.

6. Fast Learner (Pembelajar yang Cepat)

Sesuatu yang ‘baru’ selalu muncul setiap harinya, anda harus belajar dengan cepat untuk mendongkrak karir anda.

Dalam situasi persaingan bisnis yang makin ketat, perusahaan harus mampu beradaptasi terhadap perubahan agar dapat bertahan hidup dan bertumbuhkembang.

Pekerja yang memiliki kemampuan belajar yang cepat sangat dibutuhkan dalam manajemen perusahaan terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang cepat, termasuk perkembangan pengetahuan dan teknologi.

Sekian dulu ya pembahasannya, semoga dengan artikel ini kalian bisa mendapat manfaat dari apa yang aku tuliskan. Bila kalian merasa postingan ini bermanfaat, berikan aku “claps” ya, agar aku lebih bersemangat lagi untuk menuliskan pembelajaranku mengenai banyak hal.

Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca artikel ini.

--

--

--

Data Science Enthusiast, Remote Worker, Course Trainer, Archery Coach, Psychology and Philosophy Student

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Desi Ratna Ningsih

Desi Ratna Ningsih

Data Science Enthusiast, Remote Worker, Course Trainer, Archery Coach, Psychology and Philosophy Student

More from Medium

TEDx Reflection

Journal Week of 3/28

Escapril Day III: Optimism, Revisited

The Tale of Gnomenclature